Showing posts with label bisnis. Show all posts
Showing posts with label bisnis. Show all posts
RAGAM CAT MENURUT PENGGUNAANNYA

RAGAM CAT MENURUT PENGGUNAANNYA



CAT BANGUNAN
Anda tentunya sudah dapat menentukan dimana saja cat bangunan ini dapat diaplikasikan, namun cat bangunan masih dapat dibagi lagi berdasarkan letaknya, yaitu di luar atau di dalam bangunan.
Cat untuk bagian luar bangunan dikenal dengan istilah cat eksterior, sementara cat untuk bagian dalam bangunan disebut cat interior.
Perbedaan yang mendasar dari kedua cat tersebut terletak pada pigmen yang dipakai.
Agar dapat bertahan menghadapi gempuran cuaca dan kelembaban udara, bisanya cat eksterior membutuhkan pigmen khusus yang memiliki kemampuan tersebut , dengan demikian wajarlah kalau cat eksterior itu dari segi harga jauh lebih mahal dari pada cat interior.

CAT MEBEL
Bagi anda yang menyukai tampilan mebel atau furniture yang berwarna warni tentunya harus berterimakasih kepada produsen cat, karena saat ini merekan menawarkan suatu formula yang dapat melapisi dan memberi warna permukaan mebel atau furniture.
Jenis cat untuk furniture cukup beragam, sesuai dengan bahan furniture dipasaran misalnya furniture yang terbuat dari plastik, kayu maupun yang terbuat dari logam.
 Anda dapat mengaplikasikan  cat mebel pada bidang tertentu dengan kuas atau semprotan / spry.

CAT AUTO RE FINISH
Bagi anda yang gemar otomotif pastinya tidak asing lagi dengan istilah ini.
Cat auto re finish memang merujuk pada cat yang diaplikasikan sebagai lapisan terluar pada badan mobil atau motor.
Cat ini diaplikasikan ke badan mobil atau motor setelah cat dasar dan cat lapisan pertama kering.
Sistem pengeringanannya pun tidak kalah istimewah, untuk mendapatkan kwalitas yang sempurna, cat ini harus dikeringkan dengan suhu relatif tinggi.
Biasanya produsen mobil atau bengkel mobil mengeringkan cat ini dengan bantuan oven selama beberapa saat.

CAT INDUSTRI
Cat  yang termasuk dalam katagori cat industri adalah cat yang menjadi bahan baku dalam proses kerja suatu industri.
Jenisnya amat banyak, diantaranya cat industri tekstil dan cat pabrik kertas.
Adapun bentuknya ada yang berbentuk bubuk dan juga ada yang berbentuk pasta.
Cat untuk skala industri pada umumnya diaplikasikan dengan sistem semprot.

PROTECTIVE COATING
Coating adalah istilah untuk cat yang berfungsi melapisi dan melindungi

RAGAM CAT MENURUT PELARUTNYA



Cat dapat dibagi menjadi berbagai jenis, tergantung pada pengkatagorian yang kita lakukan.
Dalam pembahasan kali ini, kami akan memaparkan beberapa katagori cay yang paling umum dijumpai di pasaran.

Menurut Bahan Dasar
1. Water Baset, merujuk pada pelarut berbentuk air, bahan dasar air memang menghasilkan efek kimia yang tidak terlalu tinggi dalam cat.
Pelarut cat yang barbahan dasar air dapat menghasilkan cat yang lebih ramah lingkungan dan tidak membahayakan manusia. 
Dewasa ini sebagian besar cat tembok berbahan dasar air sebagai pengencer atau pelarutnya.
Contoh cat yang berbahan dasar air antara lain cat tembok, cat beberapa furniture dan cat lukis.
RAGAM CAT MENURUT PELARUTNYA

2. Oil Baset, merupakan pelarut cat yang berbahan dasar minyak atau tiner.
Ada dua macam tiner atau pelarut dalam formula cat, sementara itu komposisi minyak sebagai bahan pelarut dalam formula pelarut cat diusahakan sesedikit mungkin, sebsb cat berbahan dasar minyak kurang menguntungkan kesehatan manusia, diantaranya menimbulkan gangguan pada pernafasan.
Jika anda memiliki anak kecil, sebisa mungkin hindari penggunaan cat tembok yang berbahan dasar minyak. Untung saja sebagian besar produsen cat bangunan untuk hunian tidak lagi memproduksi cat ini dan sebagai penggantinya, bahan dasar minyak sering kali digunakan untuk pelarut cat untuk keperluan industri, otomotif dan mebel.
Contoh cat yang berbahan dasar minyak antara lain cat kayu dan cat besi.
FINISHING BANGUNAN

FINISHING BANGUNAN


A. CAT
Finishing bangunan merupakan kegiatan pemberian warna pada bangunan sebagai tampilan akhir.
Meskipun ada alternatif lain untuk memberi warna pada bangunan, namun finishing dengan menggunakan Cat tetap menjadi teknik pilihan yang paling digemari.
Dalam proses kerja konstruksi, pengecatan termasuk proses akhir penyelesaian bangunan atau yang lebih dikenal dengan istilah finishing.
Finishing bangunan menggunakan Cat dengan pertimbangan sebagai berikut 

1. Pling mudah, sebab pengecatan tidak perlu dilakukan oleh tukang ahli.
Semua orang dapat melakukannya, hanya bermodalkan kuas dan cat saja anda sudah dapat memulai proses pengecatandan dapat menciptakan warna dalam suatu ruangan.

2. Paling murah, sebab total biaya yang dikeluarkan untuk pengecatan jauh lebih murah dibandingkan jika anda menutup bangunan dengan keramik, misalnya.
Dalam kasus pengecatan sederhana, anda hanya perlu mengeluarkan biaya untuk membeli cat dan kuas, bandingkan bila anda memutuskan memasang keramik sebagai finishing dinding. Anda harus membeli keramik sesuai luas bidang, belum lagi material pelengkap seperti semen dan pasir sebagai adonan lem agar keramik menempel pada permukaan dinding, tentunya total biaya yang harus dileluarkan lebih banyak.

3. Paling praktis, sebab pengaplikasian cat bisa dikatakan mudah, tinggal menyapukan kuas yang sudah dibasahi dengan cairan cat kepermukaan bidang.
Dalam waktu singkat yaitu satu atau dua jam saja anda sudah dapat menikmati hasilnya,

B. WALLPAPER
Memasang wallpaper merupakan cara cepat untuk mengubah tampilan pada dinding anda.
Walaupun dapat digolongkan sebagai teknik finishing dinding yang cukup praktis, tetapi tidak semua orang telaten atau memiliki ketrampilan memasang wallpaper.
Dari segi biaya, harga finishing dinding menggunakan wallpaper termasuk cukup mahal, sehingga banyak orang harus berfikir dua kali untuk mengaplikasikannya.

C. KERAMIK
Tampilan keramik yang makin berfariasi  menjadi alternatif menarik bagi para konsumen.
Setiap tahunnya produsen keramik selalu berusaha merespon permintaan pasar dan memperbaruhi teknologi yang mereka miliki.
Finishing bangunan yang menggunakan keramik tampil lebih bersih.

D. MATERIL EXPOSE
Belakangan ini bangunan sering kali mengedepankan, Kejujuran artinya material akhir bangunan yang dibiarkan terbuka tanpa finishing.
Dalam dunia arsitektur tampilan seperti ini dikenal dengan sebutan atau istilah material expose.
Pada akhirnya kesederhanaan ini malah menjadi tren dan cukup diminati konsumen.
Dalam teknik ini, tampilan akhir tidak perlu bersih, mengkilap atau berwarna, justru sebaliknya teknik material expose ini mengandalkan warna asli dan bentuk asli materialnya.
Dan kaca mata orang awam bisa jadi tampilan ini dianggapnya sebagai bangunan yang pengerjaannya belum rampung, padahal inilah tampilan tren yang sedang go.
CARA MENGECAT DINDING LAMA

CARA MENGECAT DINDING LAMA



Sudah menjadi kegiatan rutinitas dimasyrakat bila tiba hari-hari besar seperti menghadapi hari raya Idul Fitri atau lainnya, sebagian besar disibukkan dengan merawat rumah dan mengisi perabot baru ke dalam rumah, diantara kegiatan tersebut yaitu memperbarui warna cat rumah.
Untuk itu sebelum anda melakukan kegiatan tersebut ada baiknya menyimak ulasan kami, agar supaya dalam proses pengecatan nanti dapat memperoleh hasil akhir yang memuaskan sesuai dengan yang diharapkan.

Langkah-Langkah Yang Harus Dikerjakan sebagai berikut :
1. Bersihkan permukaan tembok yang mengelupas dengan kape, hati-hati jangan sampai permukaan dinding tercukil.

2. Sikat kotoran, noda, minyak, dan bekas kotoran yang lain dengan air yang dicampur dengan detergen.
Bilas dengan air bersih.

3. Dinding berlumut dibersihkan dengan campuran air yang dicampur pemutih dengan perbandingan 3:1.
Biarkan selama setengah jam, ulangi sampai permukan benar-benar bersih, setelah itu bilas dengan air bersih.
Jika ada pengapuran, maka lakukan pembersihan dengan sikat dan air sampai kapur benar-benar hilang. 
Ulangi sampai gejala pengapuran sama sekali lenyap.

4. Isi permukaan tembok yang berlubang dengan plamur agar tembok kembali rata, setelah plamur kering lanjutkan dengan mengamplas permukaannya dengan rampelas.
Kemudian bersihkan bersihkan debunya dengan air bersih, dan tunggu sampai kering yaitu 2-3 hari .

5. Aplikasi cat dasar ( gunakan cat dasar yang berbahan dasar minyak ).
6.Tunggu sampai cat dasar mengering yaitu 6 jam untuk cat dengan pelarut minyak dan 2 jam untuk cat berpelarut air.

7. Siapkan cat akhir atau topcoat yang sudah anda pilih.
8. Dengan kuas atau rol cat, aplikasikan cat akhir secara merata ke seluruh permukaan tembok.



FORMULA CAT

FORMULA CAT



Cat dapat diartikan sebagai campuran bahan cair yang doproses secara kimia.
Jika cat dioleskan pada permukaan benda, campuran ini akan mengering membentuk lapisan kulit, berwarna yang tembus cahaya, bersifat menyatu atau lengket dengan permukaanbenda.
Selain memberikan keindahan, cat juga berfungsi melindungi permukaan, misalnya melindungi besi dari karat, melindungi kayu dari kelapukan.
Pada dasarnya cat terdiri atas campuran 4 unsur utama yaitu Resin, Pigmen, Zat aditif dan Thinner.

1. Resin.
Resin merupakan media yang membuat pigmen melekat pada permukaan bidang benda.
Resin sering disebut binder, secara sederhana dapat dikatakan bahwa bahan ini berupa semacam lem yang melekatkan campuran pewarna ke permukaan benda yang akan dicat.
Resin bisa berasal dari alam, bisa pula dari sintetis.
Resin yang berasal dari alam biasanya dihasilkan dari getah pepohonan, namun karena mengambil getah pepohonan dianggap merusak lingkunganhidup, maka penggantinya menciptakan resin buatan yang disebut dengan resin sintesis.

2. Pigmen.
Pigmen merupakan benda padat yang berupa bubuk yang fungsi utamanya memberi warna dan menentukan daya tutup cat.
Jenis, kadar dan derajat kestabilan pigmen dalam larutan menetukan tampilan akhir setelah teraplikasi, misalnya ada yang tahan terhadap perubahan cuaca dan matahari, juga ada yang sebaliknya.
Pigmen berasal dari mineral alami, hewan dan tumbuhan, juga bisa berasal reaksi kimia.
Sumber warna pigmen yang paling banyak digunakan adalah pigmen putih.
Warna putih berasal dari unsur Titanium Dioksida yang merupakan pigmen termahal.
Cat yang bermutu tinggi memiliki kadar pigmen tinggi, sementara kadar pigmen dalam cat murah biasanya dikurangi sehingga daya tutupnya dan mutunya tidak begitu baik.

3. Thinner
Thiner merupakan bahan pelarut atau solvent yang menyetukan pigmen dengan resin sehingga membentuk larutan yang sempurna. secara garis besarnya, ada dua jenis pelarut untuk cat yaitu tinner atau minyak  dan pelarut berbahab air bersih.
Cat dengan dua jenis pelarut tersebut memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing.

Selain ketiga bahan diatas, teknologi cat juga mengenal istilah Ekstender dan film formers.
Ekstender merupakan pengisi ketebalan lapisan cat atau sering disebut filler, jika dioleskan pada permukaan bidang, cat akan tampak memiliki ketebalan tertentu dan jika diuraikan satu parsatu, cat tersebut memiliki lapisan.
Dengan begitu yang mengisi ruang kosong dan menciptakan ketebalan pada lapisan cat adalah Ekstender.
Fungsi utama Ekstender adalah memberikan kemampuan tambahan pada cat, misalnya menambah tingkat kilap pada cat dan daya tutup cat.
Film Formers adalah lapisan yang berfungsi memberi efek kilap pada cat.

AQUA POLITUR

AQUA POLITUR


Aqua politur adalah pewarna kayu yang bersifat transparan, tidak menutupi dekorasi kayu sehingga serat kayu masih tampak jelas dan lebih indah, aqua politur menggunakan pengencer berbahan dasar air.
Aqua politur banyak diproduksi oleh pabrik dalam kemasan yang sudah siap pakai sehingga mempermudah bagi konsumen dalam pengerjaannya, adapun jenis aqua politur ini banyak macamnya diantaranya, mowilex wood stain, Balezo wood stain, propan aqua politur dll, dengan memiliki pilihan warna yang bermacam-macam seperti, cocoa brown, salak brown, akasia brown, dakr brown  , walnut dll.
Pada saat ini Aqua politur banyak diminati para pengrajin mebel untuk politur barang-barang mebelnya dengan pertimbangan banyak faktor diantaranya :
Harganya relatif murah karena pengencernya berbahan dasar air.
Tahan terhadap cuaca sehingga terhindar dari pelapukan dan jamur.
Ramah lingkungan tidak mengandung racun, tidak berbau sehingga aman bagi kesehatan.
Cara pengerjaannya cukup mudah dan cepat selesai sehingga memperkecil ongkos pekerja.

Cara Pengerjaan Aqua Politur
1. Persiapan Barang
Perhatikan kondisi kayu atau barang yang akan dipolitur bila terdapat cacat kayu segera di servis, bila terdapat lobang kayu seperti mata kayu, hati kayu dan sambungan kayu yang kurang rapat perlu di tutup dengan dempul, selanjutnya gosok menggunakan mesin gerenda guna mempercepat pengerjaan namun bila tidak memiliki mesin gerenda bisa menggunakan tangan menggunakan rampelas kasar no. 80 dengan target kayu atau barang rata tidak bergelombang, dilanjutkan merampelas lagi menggunakan rampelas yang lebih halus no. 150 dengan target kayu atau barang benar-benar halus karena hal ini sangat berpengaruh pada hasil akhir politur.
2. Persiapan Bahan Politur
 Bahan politur yang menggunakan pengencer air banyak macamnya diantaranya Mowilex wood stain, Balezo wood stain , Propan aqua politur dll, dengan mimiliki banyak pilihan warna yang bermacam-macam seperti dark brown, salak brown, cocoa brown, taek brown, akasia brown dan walnut.
Sebagai politur penutup bisa menggunakan clear yang berfungsi sebagai anti gores juga sebagai penguat warna politur. dengan demikian sebelum proses politur terlebih dahulu pilih jenis aqua politur yang anda inginkan dan tentukan  juga warna aqua politur ang anda sukai.
3.Pengerjaaan  Aqua politur menggunakan Kuas
Berawal dengan membuka kaleng aqua politur dan memasukkan air 10 % sebagai pengencer politur aduk hingga campur setelah itu baru dimulai proses politur dengan   cara memasukkan kuas pada cairan aqua politur yang sudah dipersiapkan kemudian sapukan keseluruh permukaan kayu atau barang mebel sampai rata, kegiatan ini dinamakan dasaran dan dapat diulang sampai dua kali agar terlihat rata. diamkan sebentar kemudian gosok dengan rampelas no. 240 untuk menghaluskan kayu atau barang mebel karena setelah didasari dengan kuas tadi menyebabkan serat kayu muncul kembali sehingga perlu di gosok lagi sebelum proses berikutnya.
4. Pengerjaan Aqua Politur menggunakan Kain kaos
Tahap berikutnya menggunakan kain ball atau kain kaos yang disarungkan pada kuas atau  bisa juga kain kaos yang di gulung seperti kue lumpia, masukkan kain kaos tersebut pada cairan aqua politur yang sudah dipersiapkan dan usapkan pada seluruh permukaan kayu atau barang mebel dengan cara sedikit ditekan, lakukan secara berulang-ulang sampai rata dan kelihatan indah.
5. Clear
Clear adalah lapisan penutup dalam politur mebel kayu, proses pengerjaannya sama menggunakan kain kaos juga, namun sebelum proses clear harus didahului mengosok kayu atau barang mebel tersebut dengan menggunakan rampelas halus no.400 sampai halus merata baru dilanjutkan pross pengaplikasian clear yang berfungsi sebagai pelindung kayu atau barang mebel dari goresan, dan dapat menguatkan warna politur, sehingga kayu atau barang-barang mebel yang selesi di finishing dengan aqua politur memiliki ketahanan terhadap cuaca dan tampak lebih indah.